Ke Luar dari Pengadilan, Mursyidah Sambil Gendong Anak Temui Mahasiswa

Selasa, 5 November 2019
Ke Luar dari Pengadilan, Mursyidah Sambil Gendong Anak Temui Mahasiswa
SERAMBINEWS.COM/ JAFARUDDINMursyidah mejumpai mahasiswa yang sedang menggelar aksi demo, usai mendengar materi amar putusan di Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe, Selasa (5/11/2019). 
Laporan Jafaruddin I serambinews.com Lhokseumawe  LHOKSEUMAWE – Mursyidah janda asal Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe langsung menemui mahasiswa yang sedang menggelar aksi di luar pagar pengadila. Setelah dirinya mendengar materi amar putusan, Selasa (5/11/2019). Dalam kasus dugaan perusakan pangkalan elpiji. Karena membongkar dugaan penimbunan elpiji tiga kilogram. Mursyidah janda tiga anak tersebut, divonis dengan hukuman percobaan. Mursyidah menangis mendengar vonis tersebut. Usai ke luar pengadilan, Mursyidah sambil menggendong anak bungsunya, Muhammad Mirza (4), dan dua anaknya lagi, Fitriani (13) murid kelas VI dan Muhammad Reza (11). Kemudian ia langsung menemui Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, Muhammad Fadli dan mahasiswa lainnya. Bahkan, Mursyidah hendak bersujud tapi cepat-cepat ditahan mahasiswa. “Terima kasih, terima kasih banyak,” kata Mursyidah dengan air mata bercucuran. Mursyidah dikerumuni warga dan mahasiswa. “Kak Mursyidah mengucapkan terima kasih, hendak bersujud, tapi kami tahan karena tidak boleh bersujud. Sudah sepantasnya kami membelanya, dan bukan karena hal lain ” ujar Muhamamd Fadli. Mursyidah juga mengundang mahasiswa untuk hadir ke rumah pada kenduri acara ke-30 suaminya yang sudah meninggal. Mursyidah merasa terharu. Tak lama kemudian setelah berbincang-bincang, kemudian Mursyidah pulang bersama warga dengan menggunakan mobil pikap. (*)

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>